PERMENKES 1148-2011 : PBF

Inilah Permenkes Terbaru Tahun 2011 terkait dengan peran dan tanggungjawab Apoteker di Bidang Distribusi Kefarmasian. Peraturan ini mengikuti alur dan ketentuan Permenkes 889-2011. Semua bagian-bagian di PBF yang terkait dengan pengelolaan dan penyimpanan perbekalan kefarmasian harus dikendalikan oleh wewenang Apoteker yang memiliki kompetensi untuk itu. Peraturan dan Ketentuan Organisasi terkait dengan Kompetensi Apoteker di PBF disusun/dijabarkan berdasarkan Standar Profesi dan Standar Kompetensi Apoteker Indonesia Tahun 2010.

 

Login Anggota

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini201
mod_vvisit_counterKemarin551
mod_vvisit_counterMinggu ini2985
mod_vvisit_counterBulan Ini18042
mod_vvisit_counterSemua1154565
Sedang Online: 7 guests online
IP Anda: 174.129.162.75
 , 
Sekarang : Agu 29, 2014

Demi Allah Saya Bersumpah :   *   Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan peri kemanusiaan, terutama dalam bidang kesehatan;   *   Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan keilmuan saya sebagai Apoteker;   *   Sekalipun diancam, saya tidak akan mempergunakan pengetahuan kefarmasian saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum peri kemanusiaan;   *   Saya akan menjalankan tugas saya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan martabat dan tradisi luhur jabatan kefarmasian;   *   Dalam menunaikan kewajiban saya, saya akan beriktiar dengan sungguh-sungguh supaya tidak terpengaruh pertimbangan Keagamaan, Kebangsaan, Kesukuan, Politik Kepartaian atau kedudukan Sosial;   *   Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan penuh keinsafan;